Ketua APDESI Bunut Sentil Pemprov Riau: Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Terpaksa Swadaya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:04:40 WIB
Keterangan foto: Ketua APDESI Kecamatan Bunut, Darwan, S.Pd., menyuarakan keprihatinan atas kerusakan Jalan Lintas Bono ruas Simpang Bunut–Merbau yang tak kunjung diperbaiki, Kamis (29/10/2026).

PELALAWAN (Fokusdiski) – Kondisi Jalan Lintas Bono, khususnya ruas Simpang Bunut–Merbau, Kabupaten Pelalawan, semakin memprihatinkan. Akibat kerusakan jalan yang tak kunjung mendapatkan penanganan serius, masyarakat setempat terpaksa bergotong royong memperbaiki jalan berlubang menggunakan dana swadaya dari sumbangan warga, Kamis (29/10/2026).

Aksi gotong royong tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat sekaligus gambaran kekecewaan terhadap kondisi infrastruktur yang hingga kini masih dikeluhkan pengguna jalan.

Ketua APDESI Kecamatan Bunut, Darwan, S.Pd., kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi Jalan Lintas Bono. Ia menilai Pemerintah Provinsi Riau belum menunjukkan keseriusan dalam menangani kerusakan jalan tersebut.

Menurut Darwan, masyarakat tidak tinggal diam melihat kondisi jalan yang semakin parah. Warga bahkan harus mengumpulkan sumbangan secara swadaya untuk melakukan perbaikan sementara terhadap sejumlah titik jalan berlubang.

"Kami mewakili masyarakat Pelalawan, khususnya yang berada di sepanjang Jalan Lintas Bono, meminta pemerintah bersikap adil terhadap daerah. Kami tidak menuntut banyak, perbaiki saja jalan kami. Kalau belum bisa diaspal, jalan ini diperbaiki dulu. Aspal base pun sudah cukup untuk saat ini," Desaknya, Kamis (29/10/2026).

Ia menyayangkan kondisi tersebut, karena masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan infrastruktur yang layak justru harus bergotong royong menggunakan dana sumbangan sendiri demi memperbaiki akses jalan yang mereka lalui setiap hari.

Darwan bahkan menyindir sikap Pemerintah Provinsi Riau yang dinilainya seolah-olah tuli dan bisu terhadap keluhan masyarakat mengenai kerusakan Jalan Lintas Bono.

"Jangan sampai pemerintah seolah-olah tuli dan bisu terhadap kondisi jalan ini. Masyarakat sudah bergotong royong dan mengeluarkan uang sendiri untuk memperbaiki jalan berlubang. Kami berharap ada perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah," tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Riau segera turun langsung meninjau kondisi ruas Simpang Bunut–Merbau dan mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar penanganan sementara.

Bagi masyarakat, jalan yang layak bukan sekadar kebutuhan, melainkan penunjang utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari. Karena itu, mereka berharap pemerintah segera menjawab keluhan tersebut dengan tindakan nyata.

Gotong royong yang dilakukan warga menjadi pengingat bahwa kebutuhan infrastruktur yang layak tidak bisa terus-menerus dibebankan kepada masyarakat melalui swadaya. Pemerintah diharapkan hadir memberikan solusi agar kondisi Jalan Lintas Bono tidak semakin memprihatinkan.

Terkini