?TELUK MERANTI – Kelancaran distribusi material bangunan menjadi kunci utama keberhasilan seluruh sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0313/KPR. Guna memastikan mobilisasi armada angkut berjalan tanpa hambatan, dua personel bintara pembina desa (Babinsa), Sertu Sugeng S dan Serda Syamsul Bastian, turun langsung melaksanakan pengawalan dan pendampingan operasional alat berat di lapangan, Sabtu (18/07/2026)
?Aktivitas taktis yang dilaksanakan di wilayah sasaran TMMD Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan ini difokuskan pada penyiapan infrastruktur penunjang guna mendukung sasaran fisik utama, yaitu peningkatan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar mencapai 5 meter.
?Langkah perbaikan jembatan kayu di lokasi dinilai sangat mendesak karena menjadi satu-satunya jalur perlintasan vital yang akan dilewati oleh alat berat berbobot besar serta truk-truk pengangkut material semen, pasir, dan batu (base) menuju sektor jalan baru tersebut. Tim lapangan memaksimalkan penggunaan alat berat untuk memperkokoh tapak penyangga jembatan serta meratakan permukaan jalan pendekat agar tidak amblas saat menerima beban tonase tinggi.
?Hingga sore hari, operasional alat berat berjalan dengan aman dan presisi di bawah arahan tim pengawas. Saat ini, posisi alat berat dilaporkan dalam kondisi siaga (standby) di sekitar area jembatan kayu, siap untuk melanjutkan pengerjaan pembukaan, perataan, dan peningkatan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer tersebut pada sektor berikutnya.
?Sinergitas yang tertata rapi antara operator alat berat, personel Babinsa, dan masyarakat setempat menjadi faktor penentu cepatnya akselerasi penyiapan jalur logistik ini. Seluruh rangkaian pengerjaan pembukaan jalan penunjang TMMD tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
?Kapten Inf Mawardi selaku Penanggung jawab pengerjaan peningkatan badan jalan TMMD ke-129 menegaskan bahwa penguatan jembatan kayu merupakan langkah pembuka yang wajib diselesaikan terlebih dahulu guna menjamin kelancaran pengerjaan sasaran fisik peningkatan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer.
?"Pada hari Jumat ini, personel jajaran Satgas di lapangan, di antaranya Sertu Sugeng dan Serda Syamsul, fokus mengawal alat berat untuk memperbaiki jembatan kayu sebagai akses logistik utama. Langkah ini krusial untuk mengamankan jalur masuk alat berat yang sedang menggeser volume kerja pada sasaran fisik utama kita, yaitu peningkatan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 5 meter di Desa Pangkalan Terap. Sesuai dengan komitmen 'TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa', kita pastikan jalur ini kokoh agar seluruh target perluasan dan pengerasan infrastruktur transportasi jalan ini selesai tepat waktu demi memerdekakan mobilitas ekonomi masyarakat pesisir Pelalawan," ujarnya. ***