Tim Mahasiswa Berdampak Kemendikti 2026 Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar melalui Program Pramuka Peduli Bumi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:22:11 WIB
Koordinator Umum Mahasiswa berdampak Kemendikti 2026, Fajar Nugraha

SUMATERA BARAT (Fokusdiksi) — Tim Mahasiswa Berdampak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka membantu pemulihan pasca bencana di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan ini difokuskan di Nagari Guguak Malalo, salah satu kawasan yang terdampak bencana alam dan mengalami kerusakan pada sektor lahan perkebunan serta perekonomian masyarakat.

Program yang diusung bertajuk Pramuka Peduli Bumi: Rehabilitasi Lahan Perkebunan Terdampak Bencana melalui Pemberdayaan Ekonomi Hijau Masyarakat Nagari Guguak Malalo, Sumatera Barat.” Program ini dirancang sebagai upaya terpadu untuk memulihkan fungsi lahan perkebunan sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat berbasis prinsip keberlanjutan lingkungan.

Koordinator Umum Tim Mahasiswa Berdampak Kemendikti 2026.

Fajar Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat pascabencana.

“Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai relawan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa gagasan, inovasi, dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi hijau, tim mahasiswa bersama masyarakat setempat melakukan rehabilitasi lahan perkebunan dengan penanaman kembali komoditas ramah lingkungan, pendampingan pengelolaan hasil perkebunan, serta penguatan kapasitas ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini juga melibatkan unsur Pramuka sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan cinta lingkungan.

Masyarakat Nagari Guguak Malalo menyambut baik kehadiran Tim Mahasiswa Berdampak Kemendikti 2026. Program ini dinilai mampu memberikan harapan baru bagi pemulihan ekonomi warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pascabencana.

Melalui program Pramuka Peduli Bumi, Tim Mahasiswa Berdampak Kemendikti 2026 berharap dapat menjadi model pengabdian mahasiswa yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan pemulihan pascabencana di Indonesia.

Fajar Nugraha berharap adanya dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar terhadap program pemulihan pascabencana yang dijalankan oleh Tim Mahasiswa Berdampak Kemendikti 2026 di Nagari Guguak Malalo.

“Kami sangat berharap dukungan dari Pemerintah Daerah Tanah Datar, baik dalam bentuk sinergi kebijakan, pendampingan program, maupun penguatan akses bagi mahasiswa, Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama agar upaya rehabilitasi lahan perkebunan serta pemberdayaan ekonomi hijau ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Fajar Nugraha.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan Pemda Tanah Datar akan memperkuat keberlanjutan program Pramuka Peduli Bumi, sehingga tidak hanya berfokus pada pemulihan jangka pendek, tetapi juga mendorong ketahanan ekonomi dan lingkungan masyarakat dalam jangka panjang.

Fajar Juga berharap agar Pemda tidak cuek cuek saja, atau memberi harapan semata.***

Terkini